Saturday, November 9, 2019

15 Cara Optimasi SEO On Page Untuk Website Anda

15 Cara Optimasi SEO On Page Untuk Website Anda
15 Cara Optimasi SEO On Page Untuk Website Anda
Sebelumnnya sudah pernah membahas tentang jenis-jenis SEO. Ada 15 cara optimasi Setidaknya terdapat 15 cara optimasi on page SEO yang perlu Anda lakukan. Dari mengubah permalink menjadi sederhana hingga mengganti pengaturan link menjadi open in new tab. Apa saja langkah-langkahnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

Gunakan Permalink Sederhana
Permalink sederhana merupakan salah satu indikator utama SEO 2019. Permalink yang sederhana akan memudahkan mesin pencari untuk mengenali topik yang Anda bahas. Idealnya permalink cukup mengandung focus keyword yang Anda targetkan saja. Misalnya, Anda menargetkan kata kunci jam tangan pria. Permalink yang ideal untuk konten tersebut adalah seperti ini:

www.websiteanda.com/jam-tangan-pria 

Sayangnya, WordPress secara default membuat permalink Anda seperti ini:

www.websiteanda.com/2019/05/judulartikel

Jadi Anda perlu mengubahnya secara mandiri. Tenang, cara mengubah struktur permalink ini cukup mudah. Anda hanya perlu membuka dashboard WordPress lalu klik Settings > Permalink. Setelah itu, pilih struktur permalink Post Name dan klik Save.

Selesai! Kini struktur permalink website Anda sudah jadi sederhana dan mudah dikenali Google.

Buat Judul Konten yang Menarik
Ketika orang-orang mencari sebuah kata kunci di Google, mereka hanya bisa melihat judul dan deskripsi singkat konten Anda di hasil pencarian. Jadi Anda perlu membuat judul semenarik mungkin agar orang langsung tertarik membaca konten Anda. 

Anda bisa menambahkan angka atau kata sifat untuk membuat judul konten lebih menarik. Menurut Content Marketing Institute, judul dengan angka menghasilkan performa 45 persen lebih baik dibanding judul tanpa angka. Sebagai contoh:
  • 50 Template Blog Keren dan SEO Friendly
  • Bagaimana Cara Membuat Website dari Nol? Cek Panduan Ini!
  • Cara Menghasilkan Uang dari Blog dalam 6 Langkah

Walaupun begitu, tidak semua konten Anda cocok untuk menggunakan angka pada judulnya. Tentu Anda tidak harus saklek selalu menggunakan angka dalam judul. Ada banyak variasi judul lainnya yang juga bisa menarik perhatian pembaca.

Agar lebih mahir dalam membuat judul yang menarik, Anda bisa baca artikel dari liputan6.com, rumahhoki.xyz, tulissaja.com, okezone.com, dan sabagainya.

Tambahkan Gambar atau Video
Konten yang berisi teks saja tentu sangat membosankan bagi pembaca. Selain membosankan, konten tanpa media visual apa pun juga akan melelahkan untuk dibaca. Jadi pastikan untuk menambahkan setidaknya satu atau dua gambar pada setiap konten Anda. 

Lebih baik lagi jika Anda menambahkan media visual seperti  video. Menurut Vidyard, artikel dengan video punya kesempatan 53 kali lebih besar untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian Google dibanding artikel tanpa video. 

Optimasi Gambar
Di poin ini, kami merekomendasikan untuk menambahkan gambar di konten Anda. Agar gambar yang Anda tambahkan bisa meningkatkan kualitas SEO on page, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. 

Pertama, pastikan ukuran gambar tidak terlalu besar. Gambar berukuran besar hanya akan memperlambat loading website. Oleh karena itu, Anda perlu memperkecil ukuran gambar. Setidaknya ukuran satu gambar tidak lebih dari 100KB. 

Anda bisa memanfaatkan layanan kompres gambar seperti TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken, dan OptiPNG. Layanan-layanan tersebut akan membantu Anda mengecilkan ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya. 

Kedua, berikan nama file sesuai dengan focus keyword yang Anda targetkan. Nama file yang sesuai dengan focus keyword bisa membantu gambar tersebut untuk muncul di Google Image Search. 

Ketiga, ubah alt text sesuai focus keyword. Alt text atau alternative text berfungsi untuk membantu Google mengidentifikasi topik yang Anda bahas di konten. Selain itu, alt text yang tepat juga memudahkan gambar untuk muncul di hasil pencarian gambar. 

Manfaatkan Heading dan Subheading
Untuk memudahkan pengunjung dalam membaca konten, Anda perlu membuat struktur konten yang jelas dan mudah dipahami. Salah satu cara membuat struktur konten yang mudah dipahami adalah dengan memanfaatkan heading dan subheading. 

Heading dan subheading berfungsi untuk memecah artikel Anda menjadi beberapa bagian. Sederhananya, heading dan subheading adalah bab dan subbab seperti di buku. Dengan adanya heading dan subheading, pembaca akan lebih mudah menemukan poin-poin penting yang mereka butuhkan. 

Selain itu, heading dan subheading juga membantu mesin pencari untuk memahami konten Anda. Heading memudahkan search engine bot untuk melakukan crawling di konten dan melihatnya sebagai pokok bahasan konten. 

WordPress menyediakan Heading 1 sampai Heading 6. Heading 1 biasanya sudah otomatis digunakan judul. Jadi yang bisa Anda manfaatkan selanjutnya adalah Heading 2 sampai Heading 6. Namun, biasanya Anda hanya memerlukan sampai Heading 4. Di setiap heading tersebut, sebaiknya masukkan focus keyword atau turunannya.

Letakkan Focus Keyword di 100 Kata Pertama
Selain judul, paragraf pertama juga harus memberikan kesan pertama yang baik pada pembaca. Anda harus to the point mengenai apa yang akan Anda sampaikan di konten tersebut. Jadi sebaiknya, letakkan focus keyword di 100 kata pertama jika memungkinkan. 

Walaupun begitu, tidak semua focus keyword cocok untuk diletakkan pada 100 kata pertama. Jika memang tidak memungkinkan, Anda tidak perlu memaksakan untuk meletakkan focus keyword di paragraf pertama. Dengan catatan, Anda membuat paragraf pertama yang menarik dan jelas sehingga pembaca langsung tahu apa yang akan Anda bahas di artikel tersebut.

Gunakan Tema Responsif (Mobile Friendly)
Yang dimaksud dengan tema responsif adalah tema yang kompatibel dengan perangkat apa pun. Baik dibuka di perangkat desktop, tablet, maupun perangkat mobile, website Anda tetap berjalan dengan baik dan responsif. 

Sayangnya tidak semua tema WordPress responsif. Jadi Anda harus teliti sebelum memilih tema untuk website Anda. Pastikan tema yang Anda pilih responsif di semua perangkat, terutama perangkat mobile. 

Terlebih lagi, Google kini telah menerapkan mobile first indexing yang menuntut pemilik website untuk membuat website yang mobile friendly. Dengan Google Mobile First Index, kini Google menilai performa website melalui website versi mobile. Jika website versi mobile Anda menghasilkan performa yang buruk, kemungkinan besar akan berpengaruh buruk pada kualitas SEO website keseluruhan. 

Sisipkan Outbound Link
Ketika membuat konten, usahakan setidaknya ada satu link ke website lain atau outbound link. Namun, bukan website asal-asalan, ya. Pastikan website yang Anda jadikan sumber rujukan punya reputasi yang baik. 

Outbound link berfungsi untuk menunjukkan bahwa konten yang Anda buat punya sumber yang kredibel. Dengan link yang mengarah ke sumber rujukan yang sesuai, konten Anda juga dianggap punya topik yang sama dengan website rujukan tersebut. 

Maksimalkan Internal Link
Tidak hanya outbound link, Anda juga perlu memaksimalkan internal link. Internal link adalah link yang mengarah ke konten lain di website Anda. Jenis tautan ini penting untuk memudahkan pembaca berpindah dari satu konten ke konten lainnya di website Anda.

Selain itu, internal link juga membantu mesin pencari untuk memahami konteks dan hubungan antar halaman dalam website. Google mengutamakan website yang kontennya saling berhubungan. Dan melalui internal link, Anda bisa menunjukkan keterhubungan antar konten di website Anda. 

Tingkatkan Kecepatan Website
Loading website lambat hanya akan membuat pengunjung frustasi lalu meninggalkan website Anda. Semakin banyak yang meninggalkan website Anda, semakin tinggi pula bounce rate-nya. Bounce rate yang tinggi tentu akan berpengaruh buruk pada kualitas SEO Anda. 

Maka dari itu, Anda wajib meningkatkan kecepatan website Anda. Sekarang coba cek berapa kecepatan loading website Anda. Anda bisa mengeceknya menggunakan Google PageSpeed Insight.

Jika kecepatan loading website Anda masih di atas 5 detik, Anda harus mulai waspada. Sebab menurut riset Google, 53 persen pengunjung meninggalkan website yang loading-nya lebih dari 3 detik.  

Apa yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan website? Ada banyak langkah yang diperlukan untuk mempercepat loading website. Namun, Anda tak perlu khawatir karena kami sudah merangkumnya dalam Ebook Gratis 20+ Tips Membuat WordPress Super Cepat.

Gunakan LSI Keyword
Anda memang perlu mengulang focus keyword beberapa kali dalam satu konten. Namun, bukan berarti Anda bisa mengulangnya secara berlebihan. Mengulang kata kunci secara berlebihan hanya akan membuat Google menganggap konten Anda sebagai spam. 

Untuk menyiasatinya, Anda bisa memanfaatkan LSI keyword. LSI keyword adalah kata kunci yang masih punya makna mirip dengan keyword yang Anda targetkan. 

Mengapa Anda perlu menggunakan LSI keyword? Karena kata kunci yang diberikan keyword tool biasanya adalah hasil penyeragaman dari beberapa kata kunci yang mirip. Akibatnya variasi kata kunci yang diberikan terbatas. 

Padahal tidak semua orang menggunakan satu kunci yang sama persis. Realitanya orang-orang menggunakan berbagai variasi kata kunci untuk mencari sebuah topik. Nah, variasi kata kunci itulah yang disebut dengan LSI keyword. Untuk menemukan LSI keyword, Anda bisa menggunakan layanan seperti LSIGraph atau LSIKeywords.

Tambahkan Tombol Share Media Sosial
Walaupun share di media sosial tidak berpengaruh secara langsung ke kualitas SEO, Anda tidak bisa mengabaikannya. Media sosial bisa membantu Anda menjangkau dan membangun audiens baru di berbagai platform. 

Apalagi masyarakat Indonesia dikenal aktif di media sosial. Berdasarkan penelitian APJII 2017, 87 persen pengguna internet Indonesia memanfaatkan internet untuk membuka media sosial. Harapannya pembaca Anda akan membagikan konten Anda ke teman-teman dan followers-nya di media sosial.

Agar pembaca bisa membagikan konten dengan mudah, Anda perlu menambahkan tombol share di semua konten website Anda. Dengan begitu, mereka hanya perlu menekan tombol share dan otomatis berbagi konten di media sosial pilihannya. 

Perhatikan Panjang Konten
Jumlah kata dalam konten juga menjadi salah satu indikator SEO on page yang perlu Anda perhatikan. Tidak ada angka pasti berapa jumlah kata yang harus ada dalam konten. Sebab penentuan jumlah kata selalu berbeda tergantung kata kunci yang ditargetkan dan konten kompetitor. Bisa saja Anda perlu membuat konten 800 kata untuk keyword A, sedangkan untuk keyword B, Anda harus membuat konten 2000 kata.

Anda perlu mengukur berapa panjang konten yang harus Anda buat. Caranya adalah dengan melihat jumlah kata konten kompetitor. Setidaknya lihat jumlah kata konten yang ada di peringkat tiga teratas hasil pencarian. Setelah itu, buat konten yang jumlah katanya sama atau lebih dari kompetitor. 

Pastikan Buat Konten Berkualitas dan Solutif
Selain jumlah kata, hal lain yang harus diperhatikan ketika membuat konten adalah kualitasnya itu sendiri. Tanpa kualitas yang baik, sebanyak apa pun jumlah kata yang Anda tuliskan, akan sulit untuk memenangkan persaingan di hasil pencarian Google. 

Seperti apa konten yang berkualitas? Konten harus menjawab pertanyaan pembaca. Ketika mereka mengetikkan sebuah kata kunci di mesin pencari, yang mereka harapkan adalah jawaban. Jadi pastikan untuk memberikan informasi yang relevan sesuai kebutuhan pencari. 

Atur Link Jadi Open in New Tab
Mungkin membuka link di tab baru terlihat sepele, tapi bisa meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung website Anda. Bayangkan, jika ada tiga atau empat link di satu artikel, pembaca perlu menekan tombol back berulang kali untuk kembali ke konten pertama. Selain melelahkan bagi pembaca, membuka link di tab yang sama juga dikhawatirkan akan meningkatkan bounce rate. 

Sayangnya, WordPress secara otomatis mengatur pembaca untuk membuka link di tab yang sama. Jadi Anda perlu mengubah pengaturan ini secara mandiri. Tak perlu khawatir karena caranya sangat mudah. Anda bisa memodifikasi pengaturan link menjadi open in new tab  di editor WordPress seperti ini:
  • Klik Link Setting
  • Pilih Open in New Tab

Kekurangan dari cara di atas adalah Anda perlu memodifikasi pengaturan link setiap memasukkan link di konten. Apabila ingin cara otomatis, Anda bisa menggunakan bantuan plugin WP External Links. 

Yang Terakhir
Optimasi on page SEO bukanlah hal sulit. Dengan menerapkan 15 langkah di atas, Anda sudah meningkatkan kualitas on page SEO dengan baik. Setelah melakukan optimasi pada on page, yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah optimasi off page SEO. Selamat mencoba!!


Share:

Friday, November 8, 2019

Jenis-Jenis SEO yang Perlu Kita Ketahui

Jenis-Jenis SEO yang Perlu Kita Ketahui
Jenis-Jenis SEO yang Perlu Kita Ketahui
Dalam artikel ini HiburanSEO akan membahas beberapa jenis SEO yang perlu kita ketahui untuk website kita. Ada dua jenis SEO, yaitu SEO on page dan SEO off page. Keduanya sama-sama penting dan saling berkaitan. Jadi Anda harus menerapkan keduanya untuk praktik SEO di website Anda main optimal. Berikut dibawah ini penjelasannya.

SEO On Page
Apa itu SEO on page? SEO on page adalah langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan di dalam website Anda. Langkah optimasi SEO on page meliputi judul konten, struktur konten, kecepatan website, tema responsif, permalink, sampai internal link. Selengkap nya Anda bisa baca di artikel Cara Optimasi SEO On Page.

SEO Off Page
Berbeda dari SEO on page, SEO off page adalah sejumlah langkah optimasi SEO yang dilakukan di luar website Anda. jadi untuk mengoptimasi konten dan website Anda saja belum cukup. Ada banyak faktor di luar website yang bisa berpengaruh terhadap kualitas SEO Anda.

Salah satu faktor di luar website yang cukup mempengaruhi kualitas SEO adalah backlink atau inbound link. Backlink menjadi indikator bahwa konten Anda menjadi rujukan website lain. Semakin banyak website berkualitas yang merujuk ke konten Anda, semakin baik. Google menilai website Anda sebagai website yang kredibel dan meningkatkan peluang untuk naik peringkat. 

Selain backlink, masih ada beberapa faktor penting lain untuk SEO off page. Anda dapat mendapatkan informasi selengkapnya di artikel Cara Optimasi SEO Off Page.




Share:

Wednesday, November 6, 2019

8 Indikator Utama SEO yang Selalu Berubah Secara Berkala

8 Indikator Utama SEO yang Selalu Berubah Secara Berkala
8 Indikator Utama SEO yang Selalu Berubah Secara Berkala
Sebelumnya kita sudah membahas cara kerja SEO dan ada 8 indikator utama SEO yang selalu berubah secara berkala. Perubahan indikator ini tergantung pada algoritma Google. Jika Google memperbaharui algoritmanya, indikator SEO pun berubah. Dibawah ini 8 Indikator yang yagn akan sering berubah.

Struktur URL
Struktur URL yang sederhana memudahkan mesin pencari untuk mengenali website Anda dan topik utama yang Anda bahas. Sebaiknya buat struktur URL yang sederhana, cukup mengandung nama domain dan judul artikel. Misalnya sepeti struktur URL yang ideal:
https://www.namawebsiteanda.com/judulkonten
Penggunaan SSL/TLS
Dari 2014, Google mulai mengutamakan website-website yang menggunakan SSL/TLS. Sebab website dengan SSL/TLS mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di website tersebut. Jadi keamanan data pengguna lebih aman. 

Selain itu, Google Chrome telah menandai website tanpa SSL/TLS sebagai not secure. Jika domain website Anda belum menggunakan SSL/TLS, sekarang adalah saat yang tepat untuk mengaktifkannya. 

Cara mengetahui apakah website Anda sudah memakai SSL/TLS atau belum adalah melihat alamat website di browser. Jika masih diawali dengan HTTP, artinya website Anda belum menggunakan SSL/TLS. Website yang sudah mengaktifkan SSL/TLS, alamat websitenya diawali dengan HTTPS.

Topik Konten
Anda harus memiliki beberapa topik utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik. Setelah menentukan beberapa topik utama, Anda perlu membuat konten mengenai topik-topik tersebut.

Misalnya, Anda punya blog traveling. Setidaknya ada beberapa topik utama seperti jalan-jalan, kuliner, dan penginapan. Ketiga topik tersebut saling berkaitan dengan topik utama blog, yaitu traveling. 

Semakin banyak konten yang membahas topik yang saling berkaitan, semakin besar kemungkinan website Anda untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian topik tersebut. Sebab website dengan konten yang topiknya saling berkaitan lebih mudah dikenali oleh mesin pencari. 

Search Intent
Satu kata kunci bisa dimaksudkan untuk dua hal yang berbeda atau lebih. Search intent atau maksud pencarian adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu.

Misalnya, ketika memasukkan kata kunci "agen domino" di Google, hasil pencarian teratasnya akan menampilkan berbagai portal berita bola seperti ini:

Kenapa website yang membahas pengertian poker, jenis permainan, macam-macam poker tidak bisa menang di kata kunci ini? Sebab mayoritas pengguna yang mencari kata kunci "Agen Poker" bermaksud untuk mencari berita tentang poker, bukan pengertian bola dan jenis-jenisnya. Jadi Google mengutamakan konten yang sesuai dengan search intent kebanyakan pengguna.

Struktur Konten
Selain menyesuaikan konten dengan search intent, Anda juga harus membuat konten yang mudah dipahami. Mudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya di konten Anda dengan struktur yang jelas dan rapi. 

Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan heading dan subheading untuk poin-poin paling penting dalam konten. Anda juga bisa menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografik, atau bahkan video untuk membantu pembaca memahami konten Anda. 

Meta Tags
Meta tags terdiri dari title tag dan meta description. Fungsinya adalah membantu Google untuk memahami keseluruhan konten di sebuah halaman website. Pertama, title tag adalah judul artikel Anda yang muncul di hasil pencarian. Judul artikel tidak bisa terlalu panjang karena Google akan memotongnya sesuai standar yang berlaku. 

Kedua, meta description adalah teks yang merangkum konten Anda di hasil pencarian. Teks ini terletak tepat di bawah judul dan URL artikel. Meta description biasanya terdiri dari 120 sampai 130 karakter. 

Backlink
Backlink masih menjadi salah satu faktor utama SEO. Semakin banyak backlink ke website Anda, Google akan menganggap website Anda memiliki kredibilitas tinggi. Namun, backlink tersebut juga harus berasal dari website atau blog berkualitas, bukan blog atau website berkualitas rendah. 

Kecepatan Website
Kecepatan loading website memegang peranan penting dalam SEO Anda. Sejak 2018, Google menetapkan kecepatan loading website (di desktop dan perangkat mobile) sebagai salah satu indikator utama SEO. Semakin cepat loading website, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan ranking lebih tinggi di hasil pencarian Google.

Share:

Ini Dia Cara Kerja SEO..

Ini Dia Cara Kerja SEO..
Ini Dia Cara Kerja SEO..
Mesin pencari menggunakan algoritma tertentu untuk menentukan konten mana yang layak menempati ranking teratas hasil pencarian. Ini berlaku untuk semua mesin pencari baik itu Google, Yahoo!, Bing, maupun Duckduckgo. 

Kami tidak akan membahas algoritma di setiap mesin pencari. Di sini kami hanya membahas algoritma Google. Kenapa? Karena Google menguasai lebih dari 90 persen pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia. Jadi ketika membicarakan cara kerja SEO, algoritma Google menjadi patokannya. 

Google selalu memperbarui algoritmanya untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan dan solutif untuk penggunanya. Dari 2011 hingga saat ini, setidaknya sudah ada delapan major update untuk algoritma Google.

Jadi Anda harus selalu update tentang algoritma Google ini. Sebab langkah optimasi yang berdasarkan algoritma lama Google tidak akan memberikan efek apa pun. Misalnya, salah satu taktik lama yang digunakan adalah keyword stuffing. 

Keyword stuffing adalah praktik memasukkan focus keyword sebanyak-banyaknya di sebuah artikel. Taktik ini dulu cukup efektif, bahkan jika konten Anda singkat dan tidak relevan sama sekali dengan focus keyword yang Anda masukkan.

Namun, dengan pembaruan algoritma Google, kini taktik tersebut tidak lagi efektif. Bahkan Anda bisa terkena penalti jika ketahuan mempraktikkannya. Konten Anda bisa dianggap berisi spam jika terlalu banyak mengulang focus keyword. 

Kalau begitu, langkah optimasi SEO seperti apa yang sesuai dengan algoritma Google terbaru? Setidaknya ada delapan indikator SEO berdasarkan algoritma Google terbaru, dari struktur URL hingga kecepatan website. Apa saja delapan indikatir utama SEO, akan kita lanjutkan kepembahasan berikutnya.

Artikel berikutnya:  8 Indikator Utama SEO yang selalu berubah Secara Berkala

Share:

Thursday, October 31, 2019

Apa Itu SEO?

Apa Itu SEO?
Apa Itu SEO?
Kalau Anda pernah melakukan pencarian website di Google, Yahoo, Bing atau mesin pencaharian lainnya, pasti akan melihat website yang relevan dengan pencarian Anda. mensin pencari mengurutkan hasil pencarian tersebut bukan secara acak tetapi berdasarkan tingkat relevansi dan kualitas website.

Ada banyak faktor yang digunakan oleh mesin pencari untuk menentukan kedua faktor tersebut. Inilah yang melatarbelakangi SEO. Search Engine Optimization (SEO) adalah upaya untuk mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian.

Dengan mendapatkan ranking tinggi dihasil pencarian, potensi trafik organik ANda pun meningkat. Selain menghasilkan trafik yang bagus, SEO juga akan membantu Anda mendapatkan trafik yang tepat. So, Anda tidak hanya fokus pada trafik tinggi tetapi juga trafik yang tepat sesuai dengan tujuan website Anda.

Untuk bisa mendapatkan trafik yang tinggi dan tepat sasaran, Anda perlu mengikuti aturan-aturan yang telah diterapkan oleh mesin pencari yang ada di Google. Untuk itu Anda perlu mengerti bagaimana cara kerja SEO, algoritma Google, dan indikator utama SEO. Semua akan Anda pelajari di artikel berikutnya.

Share:

Tuesday, October 29, 2019

Panduan Pasang SEO Quake Tools SEO Untuk Pemula

Panduan Pasang SEO Quake Tools SEO Untuk Pemula

Memasang SEO Quake - Tool SEO untuk Pemula - Beberapa teman blogger pernah menanyakan apakah ada tool yang bisa digunakan dengan cukup mudah. Sebenarnya saya sudah lama mau menuliskan tentang masalah ini tapi baru ada waktu sekarang.

Setelah kita coba beberapa aplikasi, kami memutuskan bahwa tools yang bisa kami rekomendasikan adalah SEO Quake untuk browser mozilla. Ada beberapa alasan saya merekomendasikan tool ini sebagai berikut.
  • Tool yang gratis.
  • Mudah digunakan.
  • Ukuran plugin yang Kecil.
  • Banyak parameter yang diberikan.
Jadi di artikel ini saya hanya akan membagikan cara memasang dan mengatur parameter dari SEO-Quake saja. Sedangkan bagaimana mengaplikasikan parameter-parameter itu untuk kebutuhan optimisasi blog saudara akan kita lanjutkan ke artikel selanjutnya.

Panduan Pasang SEO Quake Tools SEO Untuk Pemula
Add SeoQuake SEO
Panduan Pasang SEO Quake Tools SEO Untuk Pemula
I Got It


CARA MEMASANG SEO QUAKE TOOLS DI BROWSER FIREFOX
Untuk memasang SEO Quake sebenarnya sangat mudah. Berhubung saya adalah pengguna  browser Firefox, jadi saya akan menampilkan versi firefox saja.
  • Masukan link ini https://www.seoquake.com/index.html
  • Setelah saudara mengklik link untuk pengguna firefox di atas, maka firefox akan memastikan Anda mengizinkan pemasangan ini. Klik tombol ALLOW untuk memberi izin pemasangan.
  • Akan muncul jendela pop up yang meminta Anda untuk melakukan instalasi. Klik INSTALL NOW.
  • Berhubung ukuran plugin yang kecil sekali, pemasangan hanya memakan waktu yang sangat singkat. Setelah pemasangan Anda akan diminta melakukan RESTART Firefox. Silahkan klik tombol RESTART NOW.
Setelah Firefox melakukan RESTART, maka untuk setiap halaman web yang saudara buka, pada bagian atasnya akan saudara temukan tampilan beberapa parameter dibawah ini.

Panduan Pasang SEO Quake Tools SEO Untuk Pemula
Parameter SeoQuake

Share:
Copyright © 2018 Design by Hiburan SEO